Saturday, April 11, 2009

Dari Berita Harian 11 April 2009

Nafas Ekspatriat

tatkala perjalanan merentas
ruang jasad yang terbatas
jauh fikiran mencatas
imaginasi yang luas
himpunan indah fatamorgana
di balikan serakan fana

ketika bulan dan bintang
menjadi lukisan kehidupan
di sana, di kilauan impian
ada tapak-tapak persinggahan
memanjang sebagai tetamu
di kala sepi terjamah rindu

telah musim-musim perantauan
menguntum mengharum taman
wajah-wajah dan nama-nama
mengisi waktu yang mesra
bersama sejengkal memori
di rentetan saujana hari

selangkah lagi, menapak diri
mengukur jejak mentari
ke depan atau ke belakang
meneroka atau mengulang
ekspatriat ini manis menghargai
sisa-sisa nafas duniawi!

Fudzail
3 April 2009
Dubai, UAE