Sunday, September 28, 2008

Sebelum Tiba Waktu Itu

Inilah kehidupan sejengkal
mencorak hitam, putih, kelabu
dan warna-warna musim perantauan
yang melebarkan perspektif jiwa
tentang rindu dari kehilangan
waktu, jarak dan ruang
sebagai musafir yang menumpang
asing kemeriahan suasana

Di sana jauh kehidupan berlalu
mengisi imej, wajah, peristiwa
dan langkah-langkah perjuangan
yang menyingkap memori manis
mengepung sentimental secebis emosi
kasih, sayang dan kebahagiaan
sebagai anak yang digamit pulang
lambaian kampung kelahiran

Kehidupan kita merentas benua
menjejak bumi semakin mendatar
bersama bulan, bintang dan mentari
tetap berputaran mengikut paksi
mungkin esok, mungkin lusa
sekiranya itu destini perjalanan
kita tidak lagi berhutang jasmani
dengan janji yang sering dimungkiri

Lantas syawal yang tiba
sehening takbir memecah fajar
jadilah kita insan kerdil yang tawakal
mengadap dan berharap
ramadan telah mengembalikan
kekudusan dalam usia tersisa
agar rohani tercalar tidak tersesat
sebelum tiba waktu itu
di destinasi nafas terakhir!

Fudzail
Dubai, UAE
28 Ramadan 1429

No comments: