(Berita Minggu 3 Februari 2008)
kehidupan dari layar ke layar
merentas musim menjalar
sejenak ini, meminjam kesempatan
membingkai indah perjalanan
dari ruang hati yang hinggap
merawati luka di hujung sayap
terbang tinggi saujana gurun
menjejak sisa-sisa karun
dari kilauan pasir emas
keringat diantara hampas
setelah rindu mengukur nikmat
dalam kesumbangan sekujur jasad
perantau pun mewarna hari
di mata tekun memerhati
waktu telah berlari
jauh berligar tanpa destinasi
dengan jejak-jejak seribu mimpi
mengekori setiap wajah memori!
Fudzail
Palm Jebel Ali
26 Dis 2007